Connect with us

Foods

Tips Menyimpan Buah dan Sayur Agar Tahan Lebih Lama

Ketahui cara ini supaya kandungan gizi dari pada sayur tetap terjaga!

Jessica Hallawa

Published

menyimpan sayur
insuara.com

Guna menghemat waktu tidak jarang sebagian dari Anda memilih berbelanja sayur dan buah dengan jumlah cukup banyak. Akan tetapi, Anda perlu sedikit cermat untuk menyimpan bahan makanan tersebut. Misalnya dalam mengetahui tips menyimpan buah dan sayur. Buah dan sayur merupakan jenis bahan makanan yang layak dikonsumsi saat masih segar.

Buah dan sayur menjadi bahan makanan favorit masyarakat luas karena memiliki begitu banyak kandungan zat bergizi seperti mineral, vitamin dan serat. Ketiga kandungan nutrisi ini tentu sangat dibutuhkan tubuh. Nutrisi penting tersebut berperan dalam mencegah sejumlah penyakit hingga membuat Anda kenyang lebih lama. 

Tips Menyimpan Buah dan Sayur 

Lakukan penyortiran buah dan sayur

Tips pertama yang perlu Anda terapkan dalam menyimpan buah dan sayur ialah dengan melakukan penyortiran terlebih dahulu. Ini penting agar buah serta sayuran yang telah Anda beli senantiasa tetap awet dan layak konsumsi. Baik itu sayuran dan buah yang Anda beli di pasar maupun di supermarket sekalipun, semuanya tentu memiliki bagian yang telah menguning atau kecokelatan.

Jika menemukan bagian seperti ini, maka sebaiknya Anda membuang bagian tersebut. Ini sering terjadi pada sayuran. Anda bisa memotong area yang menguning atau berwarna kecokelatan tersebut agar tidak menular ke bagian lainnya. Pastikan seluruh bagian yang tidak dalam kondisi bagus telah terbuang. Potong dan buang juga area akar sayuran.

Cuci dan keringkan buah dan sayur

Saat Anda hendak menyimpan buah dan sayur, maka ada baiknya untuk melakukan pencucian terlebih dahulu. Cuci bersih seluruh bagian buah dan sayur dengan air yang mengalir. Jangan lupa gunakan sabun khusus pencuci sayur dan buah. Misalnya, sabun anti bakteri. Ini penting agar buah dan sayuran yang akan dicuci tersebut benar-benar bersih.

Di samping itu, menggunakan sabun anti bakteri juga akan membuat seluruh bakteri maupun kotoran lainnya yang menempel pada buah dan sayur terlepas. Bakteri serta kotoran yang menempel pada buah dan sayur bisa menjadi faktor penting dalam mempercepat jalannya proses pembusukan. Jangan lupa untuk mengelap buah dan sayur setelah mencucinya.

Bungkuslah dengan plastik atau kertas berlubang

Tips menyimpan buah dan sayur berikutnya ialah dengan membungkusnya menggunakan plastik maupun kertas berlubang. Tidak direkomendasikan bagi Anda untuk menyimpan sayuran di dalam suatu wadah rapat. Baik sayur maupun buah-buahan keduanya membutuhkan oksigen agar tetap dapat bertahan dan awet.

Baca Juga: Mulai di Cari! Buah Ciplukan Memiliki Sejuta Manfaat Bagi Tubuh

Anda bisa menggunakan plastik maupun kertas yang telah diberi lubang sebelumnya. Kertas berlubang mampu mencegah suhu dalam lemari pendingin menyerap ke dalam sayuran dan buah. Sementara itu, plastik berlubang dapat mengoptimalkan akses aliran udara di dalam lemari pendingin. Jika Anda membeli jamur, maka sebaiknya dibungkus dengan kertas saja. Plastik justru bisa membuat jamur kian lembab.

Simpan sayuran dalam kondisi utuh

Dianjurkan bagi Anda yang membeli sayuran dalam jumlah banyak agar tetap menyimpannya di dalam lemari pendingin dalam kondisi utuh. Tidak disarankan untuk menyimpan sayuran dalam bentuk potongan karena dapat menyebabkan sayuran menjadi cepat mengering sekaligus gampang membusuk. Kecuali pada bagian yang memang telah menguning atau berwarna kecokelatan.

Bagian yang berbeda warna tersebut memang perlu Anda singkirkan. Begitu juga dengan akar sayuran. Dengan demikian, maka sayuran akan benar-benar bersih dan terhindar dari kotoran maupun bakteri yang menempel. Kotoran maupun bakteri tentu bisa mempercepat pembusukkan pada sayuran sehingga menjadikannya tidak layak konsumsi.

Periksa suhu lemari pendingin secara teratur

Tips berikutnya yang perlu Anda terapkan saat menyimpan buah maupun sayuran agar tahan lama ialah dengan rutin melakukan pemeriksaan suhu di dalam lemari pendingin secara teratur. Suhu ideal lemari pendingin untuk menyimpan bahan makanan semacam ini berkisar antara 1 sampai 4 derajat celcius. Ini tentu akan membantu buah dan sayur agar nampak segar.

Jika Anda menyimpan buah dan sayur dalam suhu yang relatif lebih tinggi, maka bakteri justru akan lebih mudah untuk berkembang biak. Nantinya bakteri-bakteri tersebut bisa menciptakan aroma tidak sedap yang muncul dari buah dan sayuran. Bahkan cita rasa sayuran dan buah tidak akan terasa lezat. Alih-alih lezat justru akan terasa aneh.

Atur buah dan sayuran sesuai jenis

Secara umum lemari pendingin mempunyai 3 hingga 4 rak penyimpanan makanan. Pastikan Anda mampu memanfaatkan rak-rak tersebut dengan baik. Caranya adalah dengan menyusun buah dan sayuran sesuai dengan jenis-jenisnya. Misalnya, Anda taruh sayuran serba hijau di rak bagian bawah seperti kangkung, bayam, sawi dan sebagainya.

Biasanya pada rak lemari pendingin bagian bawah memiliki suhu yang stabil. Hal ini dapat menyebabkan sayuran aman dari risiko pembusukan. Berikutnya pada rak bagian tengah Anda dapat meletakkan sayuran dengan kandungan air rendah seperti kol, buncis, wortel hingga kacang panjang. Bila perlu Anda juga dapat meletakkan buah-buahan di rak tengah.

Kesimpulan

Enam tips menyimpan buah dan sayur tersebut kiranya bisa Anda terapkan dengan baik. Hal ini agar kualitas buah dan sayur Anda tetap terjaga. Jangan lupa untuk rutin mengonsumsi buah dan sayur setiap hari demi menjadikan tubuh Anda tetap bugar. Khususnya di masa pandemi seperti saat ini, kesehatan tubuh harus menjadi prioritas utama.

Connect With Us

Copyright © 2018-2020 Flashtik Media

Top