Connect with us

Finance

Apa itu IHSG? Simak Penjelasan, Contoh dan Perhitungan Saham

Mari mengenal apa itu IHSG supaya kita mengerti harga pasar.

Gani Akalanka

Published

Mengenal apa itu IHSG dan Contoh nya
Flashtik Media

Bagi anda yang telah lama terjun atau menggeluti dunia bisnis, pastilah sangat akrab dengan istilah satu ini. Indeks Harga Saham Gabungan atau yang lebih dikenal dengan istilah IHSG merupakan sesuatu yang tidak asing lagi bagi para investor.

Untuk itu, bagi anda yang ingin untuk mengetahui hal ini, maka anda pun bisa dengan menyimak ulasan yang akan dibahas kali ini.

Mengenal Apa itu Indeks Saham Gabungan

Apa Itu IHSG?

mengenal apa itu ihsg

investing.com

Pada bursa saham di dunia, seringkali lebih mengenal dengan istilah lebih dari satu indeks. Indeks Harga Saham Gabungan ini pertama kali dikenalkan di tahun 1983, tepatnya pada tanggal 1 April.

Akan tetapi, menurut dasar penghitungannya sendiri telah berdiri sejak tahun 1982 yakni pada tanggal 10 Agustus. Untuk perbedaannya sendiri, ada pula yang disebut dengan indeks sektoral dan indeks individual.

IHSG Adalah singkatan dari Index Harga Saham Gabungan, yang berfungsi sebagai indikator harga saham di BEI.

Indeks sektoral sendiri merupakan suatu indeks yang memuat saham yang mempunyai bidang bisnis yang sama. Sedangkan untuk indeks individual merupakan indeks yang didalamnya hanya memuat satu saham saja. Yang dimana tergabung pada BEI atau yang juga kerap kal disebut dengan Bursa Efek Indonesia.

Selain indeks tersebut, di Bursa Efek Indonesia, juga terdapat JCI ayau Jakarta Composite Index, Indeks LQ45, JII atau Jakarta Islamic Indeks. Selain itu, terdapat pula Bisnis – 27 dimana indeks tersebut merupakan indeks yang dirilis oleh harian Bisnis Indonesia.

Serta ada pula Kompas – 100, dimana indeks tersebut merupakan indeks dari 100 saham yang diterbitkan oleh analis harian Kompas.

Fungsi  Indeks Harga Saham Gabungan

fungsi dan manfaat index ihsg

Stock Investing

Untuk manfaatnya sendiri, IHSG tersebut memiliki tiga manfaat yang sangat penting. Manfaat yang pertama adalah sebagai tolak ukur dari sebuah kinerja portofolio. Hal ini bertujuan agar nantinya anda bisa untuk membandingkannya dengan Indeks Harga Saham Indeks tersebut.

Untuk itu, bagi anda yang mempunyai portofolio saham ataupun reksadana, maka anda nantinya pun akan bisa membandingkan kinerja tersebut dengan Indeks Harga Saham Gabungan.

Seperti saja ketika di dalam 5 tahun terakhir Indeks Harga Saham Gabungan tersebut meningkat sebanyak lebih dari 200%, maka apabila portofolio saham ataupun reksadana anda memiliki kinerja di bawah angka persen tersebut maka anda pun sebaiknya bisa dengan berganti strategi. Untuk itulah fungsi pertama dan manfaat dari adanya Indeks Harga Saham Gabungan tersebut.

Manfaat selanjutnya dari adanya Indeks Harga Saham Gabungan tersebut adalah sebagai penanda dari arah pasar. Dapat dikatakan bahwa indeks merupakan sebuah nilai representatif yang merupakan rata rata dari beberapa ataupun sekelompok saham.

Selain itu, pada umumnya saham menggunakan harga yang hampir sama dengan di Bursa Efek Indonesia di dalam perhitungannya.

Sehingga nantinya Indeks Harga Saham Gabungan ini dapat dikatakan sebagai indikator kinerja pada bursa saham yang paling utama. Untuk lebih mudahnya, dapat dikatakan jika anda ingin melihat bagaimana pergerakan bursa saham yang terjadi, maka anda pun bisa melihatnya melalui pergerakan dari angka Indeks Harga Saham Gabungan tersebut dengan mudah.

Untuk itu, jika Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mengalami pemimgkatan maka hal tersebut dapat diartikan jika harga harga pada saham di Bursa Efek Indonesia pun juga sedang mengalami peningkatan. Sedangkan jika Indeks Harga Saham Gabungan mengalami angka penurunan, maka dapat pula diartikan jika Bursa Efek Indonesia pun juga sedang mengalami penurunan.

Baca Juga: Mau Sukses? 5 Hal Untuk Dibeli Sebagai Investasi di Masa Depan

Presentasi dari kenaikan  dan penurunan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan ini pun juga akan berbeda jika dibandingkan dengan kenaikan ataupun penurunan dari harga dari setiap masing masing saham tersebut.

Sehingga terkadang juga terjadi peningkatan dan juga penurunan dari harga saham yang melebihi dan juga tak jarang akan berlawanan dengan pergerakan angka dari Indeks Harga Saham Gabungan tersebut.

Perhitungan Harga Saham

cara menghitung ihsg index saham

Money Cash

Sedangkan untuk manfaat yang ketiga adalah sebagai pengukur dari tingkat keuntungan suatu saham. Hal ini seperti saat anda biasanya menghitung atas rata rata dari keuntungan selama anda berinvestasi di pasar saham tersebut.

Sehingga nantinya anda dapat mengukur bahwa semisal di tahun 2008 Indeks Harga Saham Gabungan sebesar 1400. Sedangkan ketika di tahun 2013 yakni meningkat sebanyak 4400.

Untuk itu, dapat dikatakan bahwa selama anda berinvestasi selama 5 tahun tersebut terdapat kenaikan dan akan menghasilkan keuntungan lebih dari 200 persen. Hal ini dpat dihitung seperti berikut ini, (4400-1400)/1400*100% = 214 %.

Untuk itu, dapat dihitung bahwa secara rata rata setiap tahunnya akan mendapatkan keuntungan dalam berinvestasi yakni lebih dari 200 %. Untuk itu, dapat dikatakan dalam 1 tahun anda akan menghasilkan sebesar 42,8%. Ditambah lagi dengan keuntungan yang berasal dari dividen.

Anda dapat menggunakan rumus ihsg berikut sebagai panduan menghitung harga saham.

Rumus IHSG

rumus hitung ihsg terbaru

Dari gambar diatas, Index Σ pada saham P adalah harga saham di pasar reguler dan Q adalah bobot atau jumlah masing-masing saham gabungan.

Sedangkan Nd adalah nilai dasar, yaitu nilai yang dibentuk berdasarkan jumlah saham yang tercatat dalam suatu waktu. Nilai dasar ini bisa berubah jika ada aksi korporasi yang menyebabkan jumlah saham berkurang atau bertambah.

Sederhananya, setiap saham dihitung terlebih dahulu kapitalisasi pasarnya. Kemudian dijumlahkan seluruh kapitalisasi pasar untuk semua saham, lalu dibagi dengan nilai dasar, kemudian dikalikan dengan 100.

Menurut informasi, kapitalisasi pasar yang dijumlahkan ini berbeda dengan nilai kapitalisasi pasar seluruh saham di BEI, karena ada saham-saham yang tidak dihitung dalam penghitungan indeks.

Kenapa demikian? Saham-saham yang tidak diperhitungkan ini menjadi rahasia BEI. Pihak BEI memiliki kriteria sendiri atas saham-saham yang bisa dimasukkan dalam penghitungan IHSG.

Contoh Dari Indeks Harga Saham

contoh ihsg saham gabungan

BEI atau Bursa Efek Indonesia, setidaknya memiliki 16 jenis indeks saham, dimana Indeks Harga Saham Gabungan merupakan salah satu bagiannya. Selain itu, ada pula indeks sektoral yang dimana menggunakan semua dari perusahaan tercatat yang termasuk di dalamnya berisi masing masing sektor.

Sektor tersebut terdiri dari sektor pertambangan, sektor pertanian, barang konsumsi, properti, infrastruktur, keuangan, manufaktur, perdagangan dan jasa, Industri dasar dan Aneka Industri.

Ada pula Jakarta Islamic Index atau JII dimana indeks satu ini menggunakan saham yang sebelumnya telah dipilih dari beberapa saham yang telah masuk kriteria syariah atau Daftar Efek Syariah yang telah diterbitkan oleh Bapepam dengan pertimbangan dari kapitalisasi pasar dan juga likuiditas.

Selain itu, ada juga Indeks LQ45 dimana saham ini terdir dari 45 saham perusahaan yang tercatat dan terpilih berdasarkan pertimbangan dari kapitalisasi pasar dan likuiditas.

Tak hanya itu saja, perusahaan ini pun dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dimana akan terjadi review dan pergantian saham yang akan dilakuakn selama 6 bulan sekali.

Kemudian, terdapat indeks kompas 100, dimana indeks ini merupakan indeks yang terdiri atas 100 saham perusahaan tercatat yang dipilih pun juga berdasarkan likuiditas dan kapitalisasi pasar. Dimana review dan pergantian sahamnya pun juga dilakukan setiap 6 bulan.

Jenis Index Harga Saham Gabungan

jenis ihsg saham di indonesia

Unsplash

Selain IHSG, juga terdapat indeks saham lain yakni indeks PEFINDO25 dan Indeks SRI – KEHATI. Ada pula indeks individual dimana indeks ini merupakan indeks harga saham dari masing masing perusahaan tercatat.

Baca Juga: Review 8 Situs Broker Forex Terbaik Untuk Trader Indonesia!

Serta indeks Papan Pengembangan, dimana indeks ini pun juga menggunakan saham saham yang masuk dan tercatat di dalam papan pengembangan.

Sedangkan yang terakhir yakni indeks papan utama adalah indeks dimana saham dalam perusahaan tersebut masuk ke dalam papan utama.

Kesimpulan

Itulah sekilas yang perlu anda ketahui tentang Indeks Harga Saham Gabungan. Selain Indeks Harga Saham Gabungan juga terdapat jenis indeks lainnya yang perlu untuk anda ketahui.

Berdasarkan manfaat dari Indeks Harga Saham Gabungan tersebut tentu saja ia memiliki peranan yang penting di dalam Bursa Efek Indonesia.

Selain itu, terdapat pula manfaat lain yang sangat penting untuk keberlangsungan saham.

Editor Pick’s

Newsteller

Berlangganan GRATIS di insuara.com untuk mendapatkan update artikel menarik setiap harinya:

Music

Lifestyle

Top